Showing posts with label Animasi. Show all posts
Showing posts with label Animasi. Show all posts

Sunday, December 4, 2016

Blender Character Animation Modeling ( sanggurudotcom )



Hallo selamat mengikuti Tutorial Blender Collector and Animation dari Sangguru, kali ini akan membahas tentang bagaimana cara Kita membuat sebuah Karakter modeling dan bagaimana cara menggerakannya dengan Rigging. Tutorial ini dibuat dengan menggunakan Blender versi 2.46, bagi Anda yang masih memakai versi yang sebelumnya jangan khawatir karena interface nya tidak berbeda jauh.

Tuesday, August 2, 2016

Blender Essentials ( Bagian Kedua )



Hallo, Selamat datang pada pembelajaran Video Tutorial training  Blender Essential. Video Training ini dikhususkan untuk Para pemula yang baru membuka Software Blender atau para animator yang ingin menggunakan Blender sebagai referensi. Software yang dipakai pada Video Tutorial kali ini menggunakan Versi 2.45.

Monday, July 25, 2016

Blender Essentials ( Bagian Pertama )



Hallo, Selamat datang pada pembelajaran Video Tutorial training  Blender Essential. Video Training ini dikhususkan untuk Para pemula yang baru membuka Software Blender atau para animator yang ingin menggunakan Blender sebagai referensi. Software yang dipakai pada Video Tutorial kali ini menggunakan Versi 2.45. Blender Bisa Anda Gunakan pada berbagai OS, seperti Linuk, Apple Macintosh, dan Windows itu sendiri yang kini dipakai untuk tutorial kali ini. Blender bisa Anda Download pada website resminya yaitu http://www.blender.org. Sampai Video tutorial ini diupload Blender sudah sampai pada Versi 2.77a sebagai versi yang terbaru.

Sunday, February 21, 2016

12 Characters 3D Fenomenal dalam beberapa Film Animasi

Bila Anda ingin terinspirasi oleh 3D grafis yang mengagumkan, Anda bisa menonton beberapa film dengan efek visual yang indah dan menarik. Hari ini Kita ingin berbagi poster film Animasi favorit dengan karakter 3D yang menakjubkan. Beberapa Karakter itu diantaranya : monsters, beasts, aliens, humanoids, animals, dan robots. Kita akan sejenak berkonsentrasi pada film-film Hollywood dan sedikit melupakan superheros saat ini. Film- film itu diantaranya:


01. The Wolfman: 3D Werewolf
Kita telah melihat beberapa macam karakter manusia serigala dalam film-film Animasi yang sebelumnya, tetapi yang terakhir mungkin yang paling mantap dan meyakinkan dalam hal CGI.


02. Alien vs Predator Requiem: CGI Alien
Film ini memang menyebalkan, tetapi Monster buas legendaris ini tetap terlihat mengagumkan. Dan jangan lupa tentang predator. Kita baru saja mendapatkan dan memilih poster predator untuk Anda..


03. 10,000 BC: Smilodon
10,000 BC fitur Tiga hewan prasejarah besar buatan 3d: raksasa, phorohacus, dan Smilodon. Mereka semua terlihat luar biasa tapi Smilodon adalah favorit saya..


04. The Golden Compass: Iorek Byrnison, an Armored Ice Bear
The Golden Compass adalah Film yang berbicara penuh tentang hewan 3d. Poster menunjukkan Iorek Byrnison, beruang es lapis baja. The Golden Compass telah memenangkan Piala Oscar bagi pencapaian terbaik dalam Visual Effects.


05. The Lord of the Rings: 3D Character Gollum
Lord of the Rings trilogi telah menginjak usia 10 tahun, tapi CGI masih terlihat sangat meyakinkan. Merupakan salah satu film yang memenangkan Piala Oscar untuk efek visual terbaik.


06. King Kong
Mungkin Kingkong pada versi ini adalah raksasa berbulu paling dipercaya yang terlihat di layar lebar. King Kong ini berhasil memenangkan oscar bagi pencapaian terbaik dalam visual effects.




07. Where the Wild Things Are: CGI Monster or is it?
Tepat ketika Kita mengatakan King Kong adalah Monster berbulu yang paling fenomenal dan mengagumkan, Tetapi Kita juga seharusnya menyadari bahwa ada Karakter lain yang yang terlihat luar biasa dan tak kalah menakjubkan juga. Namun, monster sebenarnya Karakter Monster adalah aktor dalam kostum yang dikombinasikan dengan CGI Faces. Berikut Saya berikan Poster nya buat Anda..


08. Eragon: 3D Dragon
Eragon membawa Kita ke salah satu Film Dreagons CGI terbaik yang pernah ada. Coba Anda lihat Posternya.


09. Transformers: 3D Robot Optimus Prime
Transformers dinominasikan untuk mendapatkan prestasi terbaik dalam visual effects. Robot yang tampak hebat dalam gerakan maupun dalam interaksi sungguh- sungguh terlihat hidup sehingga menjadi sebuah Robot yang menakjubkan. Robot favorit saya adalah Bumblebee, tapi di poster tampak Optimus Prime terlihat sedikit lebih baik..


10. Terminator Salvation: CGI Terminator
Terminators sudah terkenal dan tampak hebat di tahun 90-an. Hari ini, mereka terlihat lebih baik dan mengagumkan..


11. Clash of the Titans: CGI Monster
Aku belum benar-benar melihat Clash of the Titans, tapi trailer dan posternya seakan memberikan janji bahwa efek visual 3d-nya benar- benar menakjubkan..



12. Avatar: 3D Character Neytiri by Zoe Saldana
Hal ini tidak mengherankan Jika Avatar telah memenangkan piala oscar pada bidang visual effects. Puncak dari karakter CGI itu Neytiri yang cantik digambarkan oleh Zoe Saldana.


Monday, January 25, 2016

Animasi 3D Tanpa Biaya




Blender
Begitu melihat objek atau animasi 3D yang dramatis, biasanya kesan pertama di dalam benak Anda adalah betapa mahalnya harga aplikasi profesional untuk mengerjakan proyek pengolahan 3D tersebut. Namun boleh percaya boleh tidak, kesan tersebut akan lenyap, begitu Anda mengunjungi website software Blender, mendownload aplikasinya, menginstallnya, dan mempergunakannya secara cuma- cuma alias gratis!

Aplikasi ini langsung menarik perhatian Semua penggemar Animasi di dunia, terutama dengan segala karakteristik unik yang tercakup di dalamnya. Apalagi kalau dibandingkan dengan Software 3D Studio Max yang Berharga Mahal.

Blender dikembangkan oleh seorang programmer Belanda, Ton Roosendaal. Sejak awal, Ton memang memutuskan merilis Blender sebagai proyek software Open Source di bawah lisensi GNU General Public License, dengan tujuan non-profit. Terbukti, dari awal rilisnya hingga versi 2.56 Beta saat ini, Blender memang dirilis gratis ke publik. Namun, Ton sangat beruntung, karena banyak sekali donatur dan yayasan software yang membantu anggaran finansial untuk pengembangan software Blender, sehingga terus berlanjut hingga kini.


Tidak dapat dipungkiri, kita tidak dapat berharap banyak dari produsen software yang merilis gratis produknya. Pada umumnya tersaji dengan interface yang sederhana, tool- tool dan panel yang seadanya, dan sejumlah keterbatasan lainnya. Lain hal dengan software komersial yang memang menyediakan segudang fasilitas profesional, tool- tool yang sangat lengkap, kompatibilitas dengan perangkat-perangkat lainnya, sehingga sangatmendukung proses kerja yang efektif, tentunya dengan output yang optimal dan maksimal.

Namun, tanpa mengeluarkan uang sedikit pun, Anda tetap dapat berkreasi di dunia 3D. Salah satunya dengan software Blender ini, aplikasi 3D gratis yang kini semakin dikenal, khususnya oleh para 3D Artist. Rilis terakhirnya menawarkan sebuah paket software kreatif grafik 3D yang memungkinkan Anda membuat proyek proses Modeling, Animasi 3D, Rendering, Post-Production, 3D interaktif Realtime, pembuatan game 3D, dan lain- lain. Hal yang mengesankan, Blender mendukung multiplatform, mulai Windows (i386), Mac OS X, Linux (i386), Linux PPC, FreeBSD 4.2 (i386), SGI Irix 6.5, hingga Sun Solaris 2.8 (Sparc).

Untuk mengetahui dan bereksplorasi lebih mendalam mengenai Blender ini, Anda bisa mendapatkan video Training Class Blender 2.56 beta karya Deddy Syamsuddin disini yang Saya ambil dari Majalah CHIP edisi Spesial 2004. Selain Tutorial interaktif disini juga disertakan beberapa contoh Movie hasil karya dari Blender ini. Info: www.blender3d.org


 Blender 2.76b

Blender adalah aplikasi terintegrasi yang memungkinkan penciptaan berbagai konten 2D dan 3D. Blender memberikan spektrum yang luas yang meliputi pemodelan, texturing, pencahayaan, animasi dan video fungsi pos pengolahan dalam satu paket. Blender juga mampu menciptakan karya arsitektur yg tak kalah oleh software 3d berharga mahal, Blender menyediakan interoperabilitas cross-platform, diperpanjang, sebuah jalur yang sangat kecil, dan alur kerja yang terintegrasi. Blender adalah salah satu  aplikasi grafis 3D Open Source yang paling populer di dunia.



Fitur Utama:

- Sepenuhnya terintegrasi creation suite (kreasi tak terbatas), menawarkan berbagai tool- tool penting untuk penciptaan konten 3D, termasuk model, uv-pemetaan, texturing, rigging, skinning, animasi, partikel dan simulasi lainnya, scripting, rendering, compositing, post-produksi, dan penciptaan games.

- Lintas platform, dengan OpenGL seragam GUI pada semua platform, siap untuk digunakan untuk    semua versi Windows (98, NT,   2000, XP), Linux, OS X, FreeBSD, Irix, Sun dan berbagai sistem operasi lain.
  
- Arsitektur 3D yang berkualitas tinggi yang memungkinkan cepat dan efisien penciptaan karya- aliran

- Lebih dari 200.000 download dari rilis masing-masing (pengguna) di seluruh dunia.
 
- Pengguna dukungan masyarakat melalui forum untuk pertanyaan, jawaban, dan kritik pada http://BlenderArtists.org dan   layanan berita di http://BlenderNation.com;

- Ukuran executable kecil, distribusi mudah.

Spesifikasi:

Title                : Blender 2.76b
Filename         : blender-2.76b-windows32.msi
File size          : 64.62MB (67,756,836 bytes)
Requirements : Windows 2000 / XP / Vista / Windows7 / XP64 / Vista64 / Windows7 64 / Windows8 / Windows8 64
Languages       : Multiple languages
License            : Open Source
Date added      : November 5, 2015
Author             : Blender Foundation www.blender.org
Homepage       : www.blender.org
MD5 Checksum: B60576B63C7837E3D959CFC018EF4302

Untuk lebih jelasnya silahkan Anda download software-nya dibawah:

 http://kumpulbagi.id/Joeyshare/software-grafis-271526/blender-2-76b-windows32,2007922.rar
 atau  Download di  Mirror

Sunday, January 24, 2016

Software Pendukung Animasi

Semua software cocok digunakan oleh pemula. Alasannya, software sekarang jauh lebih mudah, tinggal niat dari penggunanya saja, mau belajar atau tidak. Begitu pula untuk profesional, semua software dapat dan pantas digunakan, yang penting adalah 'man behind the computer'. Dan perihal software yang tidak bagus, menurut keduanya tidak ada software yang tidak bagus. Cocok atau suatu tidaknya software itu dikarenakan brand minded dan familiaritas sejak awal penggunaan.

Bicara panjang tentang software, maka tak ada salahnya kita mengetahui juga software-software yang populer di kalangan animator.

3DS Max (www.AutoDesk.com).

3ds max
Banyak kalangan industri game memanfaatkan software ini untuk game PC atau console. Namun, dunia film bahkan arsitek dapat memanfaatkan software mahal ini (harga sekitar $ 3,500). Renderingnya yang jempolan, sistem partikel baru yang ampuh dan punya pengaturan menu dan layar yang mudah digunakan, membuat software ini banyak digunakan animator.

Namun, seperti kata pepatah "Tak ada gading yang tak retak", software ini tetap saja memiliki kelemahan. Kelemahan itu diantaranya terlihat pada kurangnya pengembangan pada tools dasarnya. Hal inilah yang perlu dibenahi.



Maya (www.alias.com).

Maya
Software yang serba manual ini ternyata juga banyak keunggulannya, seperti featurenya yang menyediakan 2 fungsi killer yaitu layer dan outline.  Dengan feature ini jika kita akan melakukan pemilihan semua objek, cukup klik dan drag melingkari objek tersebut. Maya pun dapat melakukan pe- rubahan mapping. Dengan menggunakan automatic mapping atau planar mapping kita dapat meletakkan map material. Di samping itu, Maya tidak seperti 3D Max, yang hampir tidak membutuhkan Plug-ins untuk menjalankan apapun. Semua feature, dari character animation, hingga efek-efek ledakan dapat dibuat dengan mudah tanpa plug-ins.

Blender
Pemakaian software ini mendominasi film-film layar lebar, salah satunya film Lord of The Ring. Sayangnya, software seharga sekitar $2,000 ini membutuhkan spek komputer yang tinggi. Namun jangan berkecil hati dulu ketika melihat harga kedua software tersebut. Blender (www.blendernation.com, www.blender3d.org), software 3D opensource alias software gratisan, menjadi alternatif bagi mereka yang merasa kesulitan untuk membeli software 3D yang relatif mahal. Software ini bisa diaplikasikan dalam enam sistem operasi: Windows, Linux, Irix, Sun Solaris,

FreeBSD dan Mac OS X. Dan jangan pesimis, karena dengan software gratisan, kualitas tidak kalah jauh dibandingkan 3DS Max atau Lightwave. Pengoperasiannya pun mudah dan hasilnya juga tidak mengecewakan. Software ini bisa digunakan untuk membuat model 3D, animasi, games, karya interaktif dan pem- berian efek-efek visual.

Flash (www.adobe.com)

Program Flash yang juga berperan dalam animasi banyak digunakan dalam dunia web. Flash men jadikan suatu web menarik dan memiliki daya tarik pengguna Internet. Namun, Flash bukan saja untuk menganimasikan halaman web atau memberikan nuansa yang hidup pada halaman web, tapi juga bisa membuat banyak feature sehingga sebuah halaman web bisa memiliki banyak fasilitas. Contohnya, Flash dapat digunakan sebagai search engine, pengindeks, ruang chat dan lain-lain.
Selain Flash, ada juga software CTP Pro (www.cratersoftware.com), software 2D yang mudah diaplikasikan, cepat, dan fleksibel. Harganya berkisar antara $99 - $800, tergantung pada jenis dan featurenya.

Saturday, January 23, 2016

Tahapan animasi

Contoh Storyboard
Semua karya dimulai dengan ide atau cerita, begitu pula animasi. Ide adalah nomor satu dalam tahapan animasi. Selanjutnya dapat dibuat sketch model character, props, suara dan background yang akan digunakan di skenario. Dilanjutkan dengan story- board gambar yang dituangkan dalam frame per frame.

Storyboard merupakan visual pertama seorang animator. Storyboard tidak berdurasi. Namun dari sana, animator dapat menentukan cutting-nya, layout dan komposisinya, durasi, timing, mood, dan lain sebagainya. Selanjutnya tergantung kepada teknik yang digunakan. Karena animasi bukan hanya 3D saja, maka ada puluhan teknik yang bisa digunakan.

Biped Proses Rigging

Untuk durasi, seorang animator harus memperhitungkannya dengan cermat. Panjang pendeknya durasi tergantung project yang dikerjakan. Rully C. Rochadi, salah seorang instruktur animasi Digital Studio (www.digitalstudio.com) mencontohkan, durasi terbaik untuk suatu project profile perusahaan adalah selama 3 hingga 7 menit. Lebih dari itu, waktu tidak menjadi efektif karena konsentrasi audience di meeting room berbeda dengan audience dalam bioskop yang dapat menayangkan film animasi lebih dari 1 jam.

3ds max software animasi 3D
Dari sket model dapat dibuat ke dalam bentuk 3D. Memasukkan ke dalam bentuk 3D dapat menggunakan software yang sesuai, seperti 3D Max, Maya, Lightwave, XSI, Softimage, atau Cinema 4D. Kemudian berikan warna, tekstur, dan lighting agar dimensi yang diinginkan terlihat. Kalau perlu berikan efek environment yang mendukung agar terlihat dramatis. Lalu animasikan. Atau bisa juga animasikan dahulu, baru kemudian beri tekstur dan lighting. Setelah jadi, lakukan preview rendering. Bila sudah pas, lakukan final rendering.

Rendering adalah proses menyimpan (save) project yang telah dibuat. Biasanya rendering memakan waktu yang sangat lama dan "berat". Agar rendering enteng, pisahkan pengerjaannya antara objek yang dianimasikan dan backgroundnya. Contoh  dengan penggunaan XRef , Background diload menggunakan XRef Scene, sehingga jika hendak merender animasinya, background status XRef dapat di- non-aktifkan terlebih dahulu.

Setelah merender semua scene, kini edit dan komposisikan dengan menggunakan software pendukung, seperti Premier, After Effect atau sejenisnya. Dan yang tidak kalah penting adalah cerita atau storytelling. Walaupun teknik dan gambar yang digunakan bagus, tapi jika ceritanya tidak mendukung, maka animasi tidak bisa memberi nilai jual. Agar jalan cerita bagus, seorang ani¬mator juga harus mengerti teknik sinematografi termasuk montage (teknik editing).


Maya Software Animasi 3D
Sebuah cerita berasal dari beberapa babak (sequence) dan tiap babak ada adegannya (scene). Tiap scene tersebut merupakan penggabungan dari beberapa shot-shot yang digabungkan dengan teknik montage. Animator harus mengetahui bahwa tiap shot mempunyai beberapa elemen seperti shot size, shot angle, lighting, dan lain- lain. Dari sini kita harus tahu apa makna dari tiap-tiap shot agar sebuah adegan bisa diceritakan dengan jelas.

Selain tahapan animasi, perlu diketahui juga jenis dan fungsi animasi. Jenis animasi dapat dibedakan menjadi beberapa bagian, yaitu kartun, grafts, experimental dan realis. Sedangkan fungsi animasi dapat ditujukan untuk kepentingan hiburan, seperti film komersil ataupun video klip; promosi seperti pameran atau iklan; pendidikan seperti pengenalan anatomi di kampus kedokteran; dan identitas seperti profil perusahaan.

Wednesday, January 20, 2016

Sejarah Animasi


film Animasi Indonesia
Animasi merupakan sutu teknik yang banyak sekali dipakai di dalam dunia film dewasa ini.baik sebagai suatu kesatuan yang utuh, bagian dari suatu film, maupun bersatu dengan film live.

Dunia film sebetulnya berakar dari fotografi, sedangkan animasi berakar dari dari dunia gambar, yaitu ilustrasi desain grafis(desain komunikasi visual). Melalui sejarahnya masing-masing, baik fotografi maupun ilustrasi mendapat dimensi dan wujud baru di dalam film live dan animasi.

Dapat dikatakan bahwa animasi merupakan suatu media yang lahir dari dua konvensi atau disiplin, yaitu film dan gambar. Untuk dapat mengerti dan memakai teknik animasi, kedua konvensi tersebut harus dipahami dan dimengerti.

Film, biasa dipakai untuk merekam suatu keadaan, atau mengemukakan sesuatu. Film dipakai untuk memenuhi suatu kebutuhan umum, yaitu mengkomunikasikan suatu gagasan, pesan atau kenyataan. Karena keunikan dimensinya, dan karena sifat 'hiburan'nya, film telah diterima sebagai salah satu media audio visual yang paling popular dan digemari. Karena itu juga dianggap sebagai media yang paling efektif.

Untuk dapat mempergunakan media film ada dua masalah pokok yang harus dihadapi, yaitu masalah teknis film dan masalah teknik mengemukakan sesuatu denga film atau biasa disebut teknik presentasi.
Demikian juga dengan hal yang harus diketahui di dalam film animasi, yaitu masalah teknik animasi, dan masalah teknik mengkomunikasikan sesuatu dengan teknik animasi. Sering perkataan 'teknik berkomunikasi' lebih akrab dikatakan 'seni berkomunikasi'.

Di dalam kenyataannya memang hal ini sangat erat hubungannya dengan berbagai bidang kegiatan seni, baik visual maupun verbal atau teateral. Bagi seorang perencana komunikasi, kegiatan ini sangat penting dimengerti. Seorang pembuat film akan mengahadapi masalah teknik membuat film dan seni membuat film. Semua hal yang tertulis di dalam pembahasan ini, bukanlah suatu batasan, melainkan suatu cara melihat dan ringkasan permasalahan yang harus dikembangkan.

ASAL MULA TEKNIK FILM ANIMASI

Keinginan manusia untuk membuat gambar atau santiran (image) yang hidup dan bergerak sebagai pantara dari pengungkapan (expression) mereka, merupakan perwujudan dari bentuk dasar animasi yang hidup berkembang.

Film Animasi Mesir Kuno
Kata 'animasi' itu sendiri sebenarnya penyesuaian dari kata 'animation', yang berasal dari kata dasar 'to animate', dalam kamus umum Inggris-lndonesia berarti menghidupkan (Wojowasito 1997). Secara umum animasi merupakan suatu kegiatan menghidupkan, menggerakkan benda mati; Suatu benda mati diberikan dorongan kekuatan, semangat dan emosi untuk menjadi hidup dan bergerak, atau hanya berkesan hidup.

Sebenarnya, sejak jaman dulu, manusia telah mencoba meng- animasi gerak gambar binatang mereka, seperti yang ditemukan oleh para ahli purbakala di gua Lascaux Spanyol Utara, sudah berumur dua ratus ribu tahun lebih; Mereka mencoba untuk menangkap gerak cepat lari binatang, seperti celeng,bison atau kuda, digambarkannya dengan delapan kaki dalam posisi yang berbeda dan bertumpuk (Hallas and Manvell 1973:23).

walt pelopor kartun pertama
Orang Mesir kuno menghidupkan gambar mereka dengan urutan gambar-gambar para pegulat yang sedang bergumul, sebagai dekorasi dinding. Dibuat sekitar tahun 2000 sebelum Masehi (Thomas 1958:8). Lukisan Jepang kuno memperlihatkan suatu alur cerita yang hidup, dengan menggelarkan gulungan lukisan, dibuat pada masa Heian(794-1192) (ensiklopedi 'Americana' volume 19, 1976). Kemudian muncul mainan yang disebut Thaumatrope sekitar abad ke 19 di Eropa, berupa lembaran cakram karton tebal, bergambar burung dalam sangkar, yang kedua sisi kiri kanannya diikat seutas tali, bila dipilin dengan tangan akan memberikan santir gambar burung itu bergerak (Laybourne 1978:18).

Hingga di tahun 1880-an, Jean Marey menggunakan alat potret beruntun merekam secara terus menerus gerak terbang burung, berbagai kegiatan manusia dan binatang lalnnya. Sebuah alat yang menjadi cikal bakal kamera film hidup yang berkembang sampai saat ini. Dan di tahun 1892, Emile Reynauld mengembangkan mainan gambar animasi ayng disebut Praxinoscope, berupa rangkaian ratusan gambar animasi yang diputar dan diproyeksikan pada sebuah cermin menjadi suatu gerak film, sebuah alat cikal bakal proyektor pada bioskop (Laybourne 1978:23).
Kedua pemula pembuat film bioskop, berasal dari Perancis ini,dianggapsebagai pembuka awal dari perkembangan teknik film animasi(Ensiklopedi 'Amer/'cana'vol.VI,1976:740)

McCay
Sepuluh tahun kemudian setelah film hidup maju dengan pesat-nya di akhir abad ke 19. Di tahun 1908, Emile Cohl pemula dari Perancis membuat film animasi sederhana berupa figure batang korek api. Rangkaian gambar-gambar blabar hitam(black-line) dibuat di atas lembaran putih, dipotret dengan film negative sehingga yang terlihat figur menjadi putih dan latar belakang menjadi hitam.

Sedangkan di Amerika Serikat Winsor McCay (lihat gambar disamping) membuat film animasi "Gertie the Dinosaur" pada tahun 1909. Figur digambar blabar hitam dengan latar belakang putih. Menyusul di tahun-tahun berikutnya para animator Amerika mulai mengembangkan teknik film animasi di sekitar tahun 1913 sampai pada awal tahun 1920-an; Max Fleischer mengembangkan "Ko Ko The Clown" dan Pat Sullivan membuat "Felix The Cat". Rangkaian gambar-gambar dibuat sesederhana mungkin, di mana figure digambar blabar hitam atau bayangan hitam bersatu dengan latar belakang blabar dasar hitam atau dibuat sebaliknya. McCay membuat rumusan film dengan perhitungan waktu, 16 kali gambar dalam tiap detik gerakan.

Fleischer dan Sullivan telah memanfaatkan teknik animasi sell, yaitu lembaran tembus pandang dari bahan seluloid (celluloid) yang disebut "cell".Pemula lainnya di Jerman, Lotte Reineger, di tahun 1919 mengembangkan film animasi bayangan, dan Bertosch dari Perancis, di tahun 1930 membuat percobaan film animasi potongan dengan figure yang berasal dari potongan-potongan kayu. Gambar berikut adalah tokoh "Gertie The Dinosaurs", dan "Felix the Cat"
George Pal memulai menggunakan boneka sebagai figure dalam film animasi pendeknya, pada tahun 1934 di Belanda. Dan Alexsander Ptushko dari Rusia membuat film animasi boneka panjang "The New Gulliver" di tahun 1935.

Di tahun 1935 Len Lye dari Canada, memulai menggambar langsung pada film setelah memasuki pembaharuan dalam film berwarna melalui film"Colour of Box". Perkembangan Teknik film animasi yang terpenting, yaitu di sekitar tahun 1930-an.Di mana muncul film animasi bersuara yang dirintis oleh Walt Disney dari Amerika Serikat, melalui film"Mickey Mouse", "Donald Duck" dan " Silly Symphony" yang dibuat selama tahun 1928 sampai 1940.

Pada tahun 1931 Disney membuat film animasi warna pertama dalam filmnya "Flower and Trees". Dan film animasi kartun panjang pertama dibuat Disney pada tahun 1938, yaitu film "Snow White and Seven Dwarfs". Demikian asal mula perkembangan teknik film animasi yang terus berkembang dengan gaya dan ciri khas masing-masing pembuat di berbagai Negara di eropa, di Amerika dan merembet sampai negara- negara di Asia. Terutama di Jepang, film kartun berkembang cukup pesat di sana, hingga pada dekade tahun ini menguasai pasaran film animasi kartun di sini dengan ciri dan gayanya yang khas.


Tuesday, January 19, 2016

Animasi Indonesia, Berkreasi dan Menyambut Peluang


Munculnya beberapa film animasi 3D produk lokal seakan membuka mata kita pada perkembangan bisnis film animasi di tanah air. Indikasi terbukanya peluang animator lokal dalam kancah dunia peranimasian Indonesia?

Membuat film animasi 3D bukanlah pekerjaan yang mudah. Membuat ikian televisi berdurasi 30 detik saja bisa memakan waktu 2-3 minggu. Tidak heran jika Pixar menghabiskan waktu hingga 4 tahun untuk pembuatan animasi Toy Story.



Animator harus bersusah payah hanya untuk menghasilkan 2 detik gerakan perhari. Proses animasi menjadi lebih sulit karena seorang character/tokoh dalam film harus dianimasikan oleh sebuah tim yang beranggotakan lebih dari 5 orang. Memastikan konsistensi gerakan dan akting karakter seperti Yoda (Star Wars) atau Gollum (LOTR) dalam keseluruhan film, adalah sebuah tantangan tersendiri yang harus dijawab oleh tim animasi yang bersangkutan. Tidak heran perusa- haan animasi atau Visual Effects seperti Pixar (The Incredibles), ILM (Star Wars) dan WETA (Lords of The Ring) bisa mempekerjakan karyawan dari 600 hingga 1500 orang. Dengan kata lain, membuat film animasi adalah pekerjaan yang padat modal, waktu dan karya.

Peluang


Bagaimana peluang bagi animator lokal Indonesia untuk dapat terlibat dalam pembuatan animasi layar lebar? Sejauh ini Animator lokal baru menghasilkan "Janus Prajurit Terakhir" yang memadukan live action dengan animasi dan "Homeland". Keduanya belum mendapat cukup sambutan dari masyarakat luas. Apakah ini berarti para animator Indonesia belum siap menghasilkan sebuah film animasi layar lebar? "Tidak!", menurut para praktisi bidang animasi di Indonesia. "Banyak yang berpikir bahwa masalah terbesar animasi Indonesia adalah keterbatasan kemampuan para animatornya. Sebenarnya masalah terbesarnya adalah keterbatasan modal", kata Chandra Endroputro, sutradara yang telah menghasilkan film Janus Prajurit terakhir.


Homeland movie

Keterbatasan modal inilah yang juga dialami oleh Studio Kasatmata. Menurut Kelik Wicaksono, animator dan salah seorang pendiri Studio Kasatmata, permasalahan inilah yang menjadi alasan mengapa Studio Kasatmata belum berencana membuat proyek film animasi layar lebar kedua, setelah "Homeland"

Namun, lepas dari masalah keterbatasan dana tersebut, Jindol, rekan Chandra yang juga ikut terlibat dalam "Janus" menambahkan, "Jika ada kesempatan dan tantangan yang sama bagi animator Indonesia seperti animator di negara yg sudah maju industri animasinya, saya percaya bahwa kita juga mampu ikut berkiprah dan nantinya bersaing dengan mereka". Tampaknya kesempatan yang diidamkan Jindol dan Chandra semakin dekat diraih dengan hadirnya Infinite Frameworks Studios di Batam. 

Infinite Frameworks Studios
Studio Animasi yang terletak di Turi Beach Resort (www.turibeach.com) ini merupakan Fir- Animation Resort di Asia yang dilengkapi oleh State of The Art Equipment dari HP dan software support dari Avid (Softimage XSI). HP telah digunakan oleh studio animasi Hollywood seperti Dreamworks dan Softimage Xsi telah digunakan dalam film-film seperti Starwars II, Spy Kids dan Sin City. Saat ini Infinite Framework- Studios tengah membuat film animasi layar lebar berskala international.

Infinite Frameworks movie
Mereka memerlukan 50-60 orang 3d artist andal untuk bergabung dalam proyek animasi tersebut. Berkenaan dengan proyek film animasi tersebut, rencananya tanggal 24 September mendatang Infinite Frameworks Studios akan mengadakan. seminar dan recruitment besar-besaran. Bila Infinite Frameworks Studios sedang giat-giatnya membuat film animasi layar lebar, StudioKasatMata, justru sedang menggarap film animasi pendek (mini seri). Menurut Kelik Wicaksono, Studio Kasatmata pun masih menampung animator- animator berbakat untuk menyalurkan kemampuan mereka.

Melihat upaya yang dilakukan Infinite Frameworks Studios dan Studio Kasat mata, jadi, rasanya terlalu dini mengatakan kalau peluang para animator lokal untuk terlibat dalam pembuatan animasi layar lebar atau televisi sangat kecil. Jadi, asah terus bakat dan kemampuan, dan sambut peluang di depan mata.